Dua politisi
Golkar yang berambisi menduduki jabatan Ketua Golkar Sumut pada Musyawarah
Daerah yang akan berlangsung pada 31 Januari mendatang telah mengirim utusannya
untuk mengambil pendaftaran pencalonan kepada panitia. Adalah rombongan Hendriyanto
Sitorus yang pertama datang mengambil formular formular itu pada kamis siang
(29/1/2026), setelah itu menyusul rombongan Andar Amin Harahap sekitar satu jam
kemudian.
Ketua Steering Committee pelaksanaan Musda Golkar Sumut 2026, Syamsul Qamar, bersama jajaran panitia .
Pengambilan formulis itu sama sekali tidak dihadiri kandidat yang bersangkutan. Hanya diwakili utusannya.
Hendri Yanto Sitorus mengambil formulir pendaftaran calon ketua DPD Golkar Sumatera Utara diwakili timnya, Indra Simatupang yang merupakan sekretaris DPD Golkar Labuhanbatu Utara. Sedangkan Andar Amin diwakili oleh Kepada Sekretaris DPD Golkar Paluta, Mularotua Siregar yang didampingi Mantan Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba dan sejumlah tim sukses Andar Amin Harahap.
Pengambilan formulir itu menunjukkan kalau kedua kandidat benar-benar siap untuk bersaing memperebutkan jabatan ketua Golkar Sumut pada Musda nanti.
"Ya ini bentuk keseriusan kita, makanya tadi ambil formulir pendaftaran," ujar Indra mewaliki Hendriyanto. Setelah diisi dan dilengkapi, rencananya formulis itu akan dikembalikan kepada panitia Jumat 30 Januari 2026.
Masing-masing kandidat sangat yakin sudah mengantongi minimal 12 sebagai syarat minimal dari 39 suara yang akan diperebutkan pada Musda itu. Malah kelompok Andar Amin Harahap begitu yakin mereka sudah bisa mendapatkan lebih dari 20 surat rekomendasi dukungan dari pemilik suara.
Musda XI Golkar Sumut akan resmi dibuka pada 1 Februari 2026 di Hote JW Mariott Medan yang rencananya akan dihadiri ketua umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Sejauh ini, Andar Amin disebut-sebut merupakan calon dengan dukungan yang lebih banyak, yakni 30 DPD Golkar tingkat daerah di Sumut. Namun Hendriyanto justru merupakan kandidat yang mendapat dukungan kuat dari para elit Golkar di Tingkat pusat. Dukungan untuk Hendriyanto juga didapatkannya dari Gubernur Bobby Nasution.
Panitia Musda Golkar tidak menutup kemungkinan adanya kandidat lain selain dua kandidat yang mendaftar itu. Namun sejauh ini belum ada yang berani tampil ke permukaan selain mereka. Mencuat kabar nama Bobby Nasution bisa saja dimunculkan kemudian manakala Musda berjalan tidak kondusif. ***