Masih tiga tahun lagi,
tapi Isu politik jelang 2029 kembali memanas. Kali ini, bukan manuver
elite atau spekulasi partai yang jadi sorotan, melainkan pernyataan langsung
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang kembali menyita perhatian publik. Jokowi pun sudah memulai kunjungannya ke berbagai kota bersama PSI untuk memperkuat dukungan.
Jokowi akan berjuang untuk mendukung anak dan menantunya pada Pemilu 2029
Saat mengikuti pertemuan PSI di Makassar pada akhir Januari 2026 ini, Jokowi menyampaikan pesan yang sangat tegas. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode.
Jokowi tidak peduli meski ijazah Gibran banyak dipersoalkan orang. Menurutnya, Gibran tetap layak menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo. Selain cakap dan berprestasi, di mata Jokowi, hanya Gibran yang layak jadi Wapres dibanding kandidat lain.
Dengan nada tenang namun tegas, Jokowi membantah isu yang menyebut Gibran bakal menjadi rival politik Prabowo di masa depan.
“Kan sudah saya sampaikan, Prabowo-Gibran dua periode,” ujar Jokowi kepada wartawan.
Tak berhenti di situ, Jokowi juga menegaskan bahwa arah dukungan tersebut bukan keputusan mendadak, melainkan sikap yang sudah dipegang sejak awal pemerintahan berjalan.
“Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode,” ungkapnya.
Pernyataan ini langsung memantik beragam tafsir. Di tengah spekulasi peta politik 2029 yang mulai menguat, ucapan Jokowi dinilai sebagai penegasan arah kekuasaan dan pesan stabilitas politik.
Sejumlah pengamat politik menilai, meski telah lengser, Jokowi masih memiliki pengaruh besar dalam dalam dinamika kekuasaan nasional. Dukungan terbuka terhadap keberlanjutan pemerintahan dianggap sebagai sinyal bahwa Jokowi ingin memastikan transisi kekuasaan berjalan tanpa gejolak.
Untuk memastikan perannya masih cukup kuat dalam ranah politik di Indonesia, Jokowi sudah memastikan akan berjuang bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di mana ia menjabat sebagai pembina di partai itu.
Melalui PSI dan jaringannya di kekuasaan, Jokowi juga akan berjuang agar menantunya Bobby Nasution minimal tetap menduduki jabatan Gubernur Sumut pada Pilkada 2029 nanti.
Bagi publik, sikap ini juga memunculkan pandangan betapa kuatnya semangat Jokowi untuk menempatkan keluarganya dalam lingkaran kekuasaan. Hal itu harus dilakukannya, sebab jika rezim ini tidak mereka kuasa, bukan tidak mungkin berbagai kasus hukum mengenai keluarga mereka akan dibongkar penegak hukum.
Maka itu, melalui PSI, Jokowi terus berjuang untuk memperjuangkan karir politik anak dan menantunya dalam lingkar kekuasaan. Pekan ini Jokowi menghadiri pertemuan PSI di Makassar, selanjutnya kota-kota lain juga akan ia kunjungi untuk mulai berjuang merebut kekuasaan. ***